God, give us grace to accept with serenity
the things that cannot be changed,
courage to change the things
which should be changed,
and the wisdom to distinguish
the one from the other.
beberapa penggal kalimat ini sederhana tertulis, namun tidak sesederhana itu ketika dicoba diresapi. apa yang menjadi jawaban teman-teman semua ketika ditanya mengenai tujuan dan cita-cita yang hendak dicapai dalam 5 sampai 10 tahun mendatang? jawaban apa yang mungkin diberikan? dari pengalaman dan berdasarkan jawaban teman-teman yang ada selalu erat kaitannya dengan perubahan. bermacam-macam perubahan tentunya. dari yang belum punya apa-apa menjadi punya, dari yang amatir menjadi profesional, dari lajang menjadi berkeluarga, dari mempunyai handphone 1 menjadi 2, dari punya rumah 1 menjadi 2, dan mungkin dari punya istri 1 menjadi 2, dan seterusnya. mungkin juga terjadi perubahan dari adanya sesuatu menjadi tidak ada. dari mempunyai pekerjaan menjadi kehilangan pekerjaan, dari mempunyai pacar dan kemudian kehilangan, dari mempunyai perasaan menjadi dingin, dari bijaksana menjadi kehilangan ketajaman hati nurani. perubahan bagaikan 2 mata pisau yang harus dikelola dari 2 perspektif yang berbeda pula.
perubahan memang menjadi satu-satunya hal yang tidak mungkin tidak berubah. perubahan akan selalu terjadi, kapan pun, dimana pun, pada siapa pun. ritme kehidupan akan selalu mengalir, dinamis seiring berjalannya waktu, berjalan terus secara kontinu; dan di dalamnya pasti akan terdapat perubahan, sesederhana apapun, sekecil apapun. setiap mahluk pasti akan mengalami dan berada di dalam situasi perubahan. namun bagaimana kita menghadapi dan menjalaninya? apakah kita akan menanggapi jalannya perubahan, atau hanya berdiam membelakangi dan menjauhi perubahan? jika iya kita menanggapi perubahan, perubahan apa yang akan kita lakukan?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar